BEKASI UNIVERSE — Rencana Pemerintah Kota Bekasi menggelar acara hiburan akbar bertajuk “Pesona Nusantara Bekasi Keren” pada 7 Desember 2025 menuai kritik keras dari DPRD Kota Bekasi. Di tengah suasana duka nasional akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, agenda hiburan tersebut dinilai tidak mencerminkan empati dan kepekaan sosial pemerintah daerah.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, secara tegas mendesak agar rencana acara tersebut dibatalkan. Menurutnya, keputusan tetap menggelar pesta hiburan di tengah tragedi kemanusiaan merupakan langkah yang tidak etis dan berpotensi mencederai rasa solidaritas nasional.
“Rencana Pesona Nusantara Bekasi Keren ini harus dibatalkan. Saudara-saudara kita di Sumatera sedang berduka, kehilangan keluarga, rumah, dan harta benda. Saat pemerintah pusat dan daerah lainnya fokus memberikan bantuan, Kota Bekasi justru merencanakan pesta hiburan. Di mana empati kita?” ujar Latu, Rabu (3/12/2025).
Sejak akhir November 2025, bencana besar melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data sementara mencatat lebih dari 753 jiwa meninggal dunia, ratusan orang masih dinyatakan hilang, ribuan mengalami luka-luka, serta lebih dari 3 juta warga terdampak dan terpaksa mengungsi. Skala bencana yang masif ini menjadikannya salah satu tragedi terbesar sepanjang tahun 2025.
Latu yang juga merupakan anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi menilai, langkah Pemkot Bekasi yang tetap melanjutkan agenda hiburan di tengah kondisi tersebut bisa merusak citra pemerintah daerah di mata publik. Ia menekankan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk berpesta, melainkan momentum memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap para korban bencana.
Selain meminta pembatalan, DPRD juga mendorong agar anggaran kegiatan hiburan dialihkan sepenuhnya untuk bantuan kemanusiaan. Menurut Latu, pengalihan anggaran tersebut akan jauh lebih bermanfaat dan menunjukkan keberpihakan nyata Pemkot Bekasi terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
“Anggaran yang ada sebaiknya dialihkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Ini jauh lebih berguna dan lebih bermakna bagi bangsa ini,” tegasnya.




